Ringkasnya: harga jual yang sehat = modal barang + biaya kemasan + biaya kirim yang kamu tanggung + potongan platform + margin. Banyak seller lupa memasukkan ongkir dan retur, sehingga laris tapi tidak untung. Ongkir yang lebih hemat (diskon hingga 25% di SIMASRIM) langsung menebalkan margin.
Menentukan harga sering dilakukan dengan cara "lihat harga kompetitor, lalu turunkan sedikit". Cara ini cepat, tapi berbahaya kalau kamu tidak tahu biaya sebenarnya. Berikut cara menghitung harga jual yang tetap kompetitif tanpa menggerus keuntungan.
1. Hitung HPP (harga pokok) per produk
Masukkan semua biaya untuk satu unit barang sampai siap dikirim:
- Harga beli atau biaya produksi.
- Ongkos kirim dari supplier, dibagi per unit.
- Kemasan: kardus/polymailer, bubble wrap, lakban, label.
2. Tambahkan biaya penjualan
- Potongan marketplace (biaya admin, layanan, promosi) bila berjualan di marketplace.
- Subsidi ongkir yang kamu tanggung, misalnya untuk promo gratis ongkir.
- Cadangan retur: sisihkan sebagian kecil dari harga untuk menutup ongkir paket yang kembali, terutama bila banyak memakai COD.
3. Tentukan margin yang masuk akal
Margin dipengaruhi jenis produk. Barang cepat laku dengan banyak pesaing biasanya bermargin tipis tapi volume besar, sedangkan produk unik atau buatan sendiri bisa bermargin lebih tebal. Yang penting, margin dihitung setelah semua biaya di atas.
Contoh ilustrasi
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Modal barang + kemasan | Rp 45.000 |
| Subsidi ongkir rata-rata | Rp 5.000 |
| Cadangan retur | Rp 1.500 |
| Margin yang diinginkan | Rp 18.500 |
| Harga jual | Rp 70.000 |
Angka di atas hanya ilustrasi cara menghitung. Sesuaikan dengan biaya nyata tokomu.
4. Uji di pasar, lalu evaluasi
Bandingkan harga akhir dengan kompetitor. Jika terlalu tinggi, jangan langsung memangkas margin; cari dulu biaya yang bisa ditekan. Ongkir biasanya pos terbesar yang paling mudah dihemat.
Margin lebih tebal dengan SIMASRIM
- Diskon ongkir hingga 25% untuk COD maupun non-COD, jadi subsidi ongkir bisa lebih kecil.
- Pickup gratis tanpa minimum paket: tidak ada biaya bensin dan waktu ke gerai.
- Bandingkan tarif 8 ekspedisi sekaligus sebelum menentukan ongkir yang ditawarkan.
Pelajari juga 7 cara hemat ongkir dan solusi untuk seller online.