Ringkasnya: ongkir bisa memakan sebagian besar margin seller online. Tujuh cara menghematnya: bandingkan kurir setiap kirim, pakai kemasan yang pas, pahami berat volume, kumpulkan pengiriman, manfaatkan pickup gratis, pakai harga agen (diskon hingga 25% di SIMASRIM), dan pakai layanan kargo untuk barang berat.
"Kok untungnya tipis padahal jualan laris?" Pertanyaan ini sering muncul dari seller online. Setelah dihitung, ternyata ongkir yang disubsidi, biaya bensin ke gerai ekspedisi, dan paket yang terkena tarif berat volume diam-diam menggerus margin. Kabar baiknya, sebagian besar biaya itu bisa ditekan.
1. Bandingkan tarif kurir setiap kali kirim
Tarif tiap ekspedisi berbeda-beda tergantung rute dan berat. Kurir yang paling murah ke Surabaya belum tentu paling murah ke Makassar. Biasakan cek ongkir semua kurir sebelum membuat resi. Di halaman pengiriman SIMASRIM kamu bisa membandingkan tarif J&T Express, SAPX, SPX Express, J&T Cargo, Lion Parcel, Paxel, Anteraja dan IDexpress sekaligus.
2. Pakai kemasan yang pas dengan ukuran barang
Kardus kebesaran bukan hanya boros bahan, tapi juga bisa membuat paket terkena tarif berat volume. Sediakan beberapa ukuran kardus dan polymailer, lalu pilih yang paling pas. Untuk barang tidak mudah rusak seperti pakaian, polymailer jauh lebih ringan dan murah.
3. Pahami berat volume
Ekspedisi menagih yang lebih besar antara berat aktual dan berat volume. Rumus yang umum dipakai:
Berat volume (kg) = panjang × lebar × tinggi (cm) ÷ 6.000
Contoh: kardus 40 × 30 × 20 cm memiliki berat volume 4 kg, walaupun isinya hanya bantal seberat 1 kg. Mengganti kardus ke ukuran 30 × 25 × 15 cm menurunkannya menjadi sekitar 1,9 kg. Pembagi bisa berbeda antar kurir dan layanan, jadi selalu cek ketentuannya.
4. Kumpulkan pengiriman dalam satu jadwal
Daripada bolak-balik mengirim satu per satu, tetapkan jadwal kirim harian (misalnya pukul 14.00). Semua pesanan yang masuk sebelum jam itu diproses bersamaan. Selain menghemat tenaga, pembeli juga suka kepastian jadwal kirim.
5. Manfaatkan pickup gratis
Biaya bensin, parkir dan waktu antre di gerai jarang dihitung, padahal nyata. Di SIMASRIM, pickup gratis tanpa minimum paket: kurir menjemput ke lokasimu walau hanya satu paket. Waktu yang tadinya habis di jalan bisa dipakai untuk membalas chat pembeli.
6. Pakai harga agen, bukan harga gerai
Mengirim lewat gerai berarti membayar harga publik. Sebagai pengguna SIMASRIM, kamu mendapat diskon ongkir hingga 25% untuk pengiriman COD maupun non-COD. Selisihnya bisa kamu simpan sebagai margin tambahan, atau dipakai untuk memberi promo ongkir kepada pembeli tanpa merugi.
| Aspek | Kirim manual di gerai | Pakai SIMASRIM |
|---|---|---|
| Harga ongkir | Harga normal | Diskon hingga 25% |
| Pickup | Biasanya harus banyak paket | Gratis, tanpa minimum |
| Pilihan kurir | Satu kurir per gerai | 8 kurir dalam satu akun |
| Laporan | Manual (kertas) | Otomatis & real-time |
7. Pakai layanan kargo untuk barang berat
Untuk paket di atas belasan kilogram, layanan reguler sering jauh lebih mahal dibanding layanan kargo. Bandingkan dengan layanan seperti J&T Cargo ketika mengirim barang besar seperti perabot, sparepart atau grosiran.
Bonus: hitung ulang harga jual
Setelah ongkir lebih hemat, tinjau lagi strategi harga. Kamu bisa menurunkan harga sedikit agar lebih kompetitif, memberi subsidi ongkir terbatas, atau mempertahankan harga dan menikmati margin yang lebih tebal. Yang penting, keputusan itu diambil dengan angka yang jelas.
Hemat ongkir bareng SIMASRIM
- Diskon ongkir hingga 25%, COD maupun non-COD.
- Pickup gratis tanpa minimum paket.
- 8 ekspedisi aktif, bandingkan tarif dalam sekali cek.
- COD transparan: dana masuk ke Brankas setelah Delivered, cair tiap Rabu.
Mulai dari halaman Seller Online & UMKM, atau pelajari cara kirim COD yang aman.